Manunggaling Swara Tumataning Praja

Pemerintah Desa Sered

Desa Sered

Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara
Provinsi Jawa Tengah
Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara
Provinsi Jawa Tengah

Jl. Ponpes As-adiyah Km1   085292328254   53482  
pemdessered@gmail.com    https://sered-banjarnegara.desa.id

Manunggaling Swara Tumataning Praja
auto auto auto auto auto auto auto auto auto auto
  Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.     Silahkan tinggalkan pesan/komentar pada bagian bawah artikel yang kami sajikan.     Terimakasih atas kunjungan anda.  
Arsip Artikel Peta Desa Status IDM Status SDGs Lapak Desa Pembangunan Pengaduan        
  • YUANITA DYAH RATNAWATI

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • YUGO BUDI SAPUTRO, S.SOS.I

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • PARSO

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MISTAM

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIF BUDIAWAN

    Kaur TU & Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • ALIMAN

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GIONO

    Kasi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • JAMAN

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUYITNO

    Kepala Dusun I

    Belum Rekam Kehadiran
  • SYARIF HIDAYATULOH

    Kepala Dusun II

    Hadir di Kantor Desa

Scan LinkBrowser



Scan APK

 

Sejarah Desa Sered

21 Des 2018 03:05:53 57.278 Kali

Pada akhir masa perang tanah jawa atau yang dikenal dengan Perang Diponegoro tahun 1830 setelah tertangkapnya beliau oleh kompeni di magelang, satu tahun kemudian 1831 Raden Tumenggung Dipayudha IV diangkat menjadi Bupati Banjarnegara. Disebelah timur laut Kadipaten Banjarnegara salah seorang prajurit pangeran diponegoro mengasingkan diri diwilayah dukuh dengan struktur wilayah yang berlegak-legok (tidak rata-naik/turun) yang sekarang dikenal dengan nama dusun Ciledok.

Beliau adalah seorang ulama sakti yang kemudian oleh penduduk setempat disebut sebagai Ki Ageng Bramasari, seorang petani yang memiliki sawah di daerah Pejawaran. Dalam membajak sawahnya beliau menggunakan seekor kerbau yang berwarna kuning yang kemudian penduduk menyebutnya kerbau kuning. Setiap akan membajak sawahnya Ki Ageng Bramasari membuat tali dari bambu, untuk mengikat kayu bakar dan rumput pakan kerbaunya. Mata bambu yang terkelupas dan jatuh dalam beliau membuat tali, akhirnya tumbuh menjadi tanaman bambu yang sangat lebat dan rimbun, yang pada akhirnya menjadi sebuah kebun yang kemudian dipergunakan sebagai kandang kerbau kuning, yang saat ini terkenal dengan nama Kebun Sikandang. Kemudian pada saat Ki Ageng Bramasari hendak mengguyang (memandikan) kerbaunya beliau membuat cemethi (pecut) dari bambu, dan serat bambu yang tajam (inis) nya dibuang di Nggalur (daerah krajan) kemudian inis tersebut tumbuh menjadi kebun bambu yang rimbun, yang kemudian bambu tersebut dinamakan Pring Inis (bambu inis).

Salah satu petilasan (punden) Ki Ageng Bramasari di dusun ciledok adalah tempat sajadah yang sampai saat ini dikeramatkan oleh sebagian penduduk, tepatnya disebelah tenggara (timur agak ke selatan) kebun bambu sikandang yang saat ini sudah berubah menjadi lapangan yang diberi nama "Maheso Gadhing" oleh Bapak Camat Madukara Tenang Suparyo, BA pada tahun 2006, Maheso artinya Kerbau dan Gadhing artinya Kuning (bahasa jawa). Punden tersebut dilingkari oleh empat pohon beringin dan dipagar dengan turus (pagar tumbuhan hidup). Petilasan tempat sajadah tersebut tanahnya selalu menonjol keatas menyerupai gundukan, walaupun sudah diratakan berkali-kali selang beberapa hari selalu kembali membentuk gundukan seperti semula.


Pada suatu waktu, dusun ciledok tempat ia bermukim terjadi huru-hara. Seorang maling adiguna yang mencuri di perkampungan ditangkap oleh beliau dengan perkelahian yang sengit hingga Ki Ageng Bramasari lah yang keluar sebagai pemenangnya. Kemudian maling tersebut diarak/diseret sepanjang jalan hingga ke wilayah kademangan krajan yang saat itu dipimpin oleh Demang Udawijaya. Akhirnya lokasi sepanjang jalan dari Dukuh Ciledok ke Kademangan Krajan yang dilalui Ki Ageng Bramasari untuk menyeret maling tersebut ditetapkan menjadi sebuah desa yang dinamakan Desa Sered.

Data KEPALA DESA SERED dari masa ke masa :

No. Nama Kepala Desa Tahun
1.  UDA WIJAYA 1816 - 1831
2.  SAYU 1831 - 1846
3.  SETRA MENGGALA 1846 - 1886
4.  WIRYOHARDJO MAS 1886 - 1889
5.  RANADI WANGSA 1889 - 1892
6.  MERTADI WANGSA 1892 - 1913
7.  RANA REDJA 1913 - 1941
8.  KARTA WIKRAMA 1945 - 1964
9.  T. WIRJO MIHARDJO 1964 - 1989
10.  SOGOL SAKDIONO 1989 - 1995
11.  SUTARNO 1995 - 2004
12.  H. KHASANI 2004 - 2008
13.  SUTARNO, A.Ma.Pd 2009 - 2015
14.  ROKHADI 2015 - 2021
15.  YUANITA DYAH RATNAWATI, S.Pd 2021 - Sekarang

 

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

message Komentar Terkini

  • person Hernita Hapsari

    date_range 29 Juni 2022 03:40:29

    Website desanya bagus Bapak, saya tertarik untuk menerapkannya [...]
  • person Efori Halawa

    date_range 26 Juni 2022 17:57:50

    Semoga cepat terwujud penerbitan NIPD, salah satu kenyamanan [...]
  • person sidobatik

    date_range 03 Maret 2022 08:44:22

    Mantap informasi yang diberikan di portal ini. Semoga [...]
  • person Admin

    date_range 02 Maret 2022 00:34:44

    Terimakasih Bung Syafrianto dari Desa Cigelam, Purwakarta, [...]
  • person Syafri

    date_range 24 Februari 2022 20:53:04

    SERED makin mantaaaab .... dari mulai bloger menjadi [...]
  • person Rosa Amelia

    date_range 01 Februari 2022 15:50:21

    Wah sungguh mengharukan sekali apa yang dilakukan oleh [...]
  • person Neken

    date_range 10 November 2021 11:15:22

    Bos gimana cara membuat batas wilayah/Desa yang akurat [...]
  • person M.Alfaridzi fathir faidi

    date_range 11 Oktober 2021 07:58:29

    Saya mau mengetahui nipd di smp 26 bandar lampung kelas 9c [...]
  • person Ewaldus De Rosari Bansele

    date_range 13 September 2021 20:07:03

    Diharapakan segera diterapkan di setiap wilayah NKRI [...]
  • person Maswan

    date_range 31 Agustus 2021 18:22:48

    Semoga ini bisa terwujud [...]
Alamat : Jl. Ponpes As-adiyah Km1
Desa : Sered
Kecamatan : Madukara
Kabupaten : Banjarnegara
Kodepos : 53482
Kd.Wil Adm. : 33.04.08.2010
Telepon : 085292328254
Email : pemdessered@gmail.com

assessment Statistik Desa

folder Arsip Artikel