Manunggaling Swara Tumataning Praja

Pemerintah Desa Sered

Desa Sered

Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara
Provinsi Jawa Tengah
Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara
Provinsi Jawa Tengah

Jl. Ponpes As-adiyah Km1   085292328254   53482  
pemdessered@gmail.com    https://sered-banjarnegara.desa.id

Manunggaling Swara Tumataning Praja
auto auto auto auto auto auto auto auto auto auto
  Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah.     Silahkan tinggalkan pesan/komentar pada bagian bawah artikel yang kami sajikan.     Terimakasih atas kunjungan anda.  
Arsip Artikel Peta Desa Status IDM Status SDGs Lapak Desa Pembangunan Pengaduan        
  • YUANITA DYAH RATNAWATI

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • YUGO BUDI SAPUTRO, S.SOS.I

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • PARSO

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MISTAM

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIF BUDIAWAN

    Kaur TU & Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • ALIMAN

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • GIONO

    Kasi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • JAMAN

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUYITNO

    Kepala Dusun I

    Belum Rekam Kehadiran
  • SYARIF HIDAYATULOH

    Kepala Dusun II

    Hadir di Kantor Desa

Scan LinkBrowser



Scan APK

 

Ini Prioritas Transfer Ke Daerah Dan Dana Desa Tahun 2021, Bagaimana Dengan Gaji Perangkat Desa ?

21 Ags 2020 03:21:40 509 Kali

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mematok anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun depan lebih kecil dari tahun ini. Sebelumnya di tengah pandemi Covid-19, pos anggaran ini sudah dipangkas Rp 94,22 triliun, dari pagu awal tahun sebesar Rp 856,94 triliun.

“Pada tahun 2021, anggaran TKDD direncanakan sebesar Rp 796,3 triliun,” kata Jokowi dalam pidato keterangan tentang RAPBN 2021 di Gedung DPR/DPD/MPR di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

Maka dengan anggaran Rp 796,3 triliun ini, terjadi penurunan alokasi. Lantaran sebelumnya, tren transfer ke daerah terus meningkat. Dari Rp 766,2 triliun (2018), Rp 826,77 triliun (2019), hingga Rp 856,94 triliun (2020).

Dengan anggaran tersebut, ada tujuh arah kebijakan yang akan dilakukan. Pertama, mendukung langkah pemulihan ekonomi sejalan dengan prioritas nasional.

Caranya, melalui pembangunan aksesibilitas dan konektivitas kawasan sentra pertumbuhan ekonomi. Lalu, dukungan insentif kepada daerah untuk menarik investasi, perbaikan sistem pelayanan investasi, dan dukungan terhadap UMKM.

Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan dana bagi hasil dalam rangka mendukung penanganan kesehatan. Lalu, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi dampak Covid-19.

Ketiga, mengarahkan 25 persen dari dana transfer umum. Tujuannya untuk mempercepat program pemulihan ekonomi daerah dan pembangunan SDM.

Keempat, memfokuskan penggunaan dana insentif daerah (DID). Tujuannya untuk digitalisasi pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan UMKM. Kelima, refocusing dan simplikasi jenis, bidang, dan kegiatan DAK fisik yang bersifat reguler dan penugasan.

Keenam, Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik juga mendukung penguatan SDM pendidikan. Caranya melalui dukungan program merdeka belajar, serta tambahan sektor strategis lainnya. Mulai dari dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak, dana fasilitasi penanaman modal, serta dana pelayanan ketahanan pangan.

Ketujuh, mempertajam alokasi dana desa untuk pemulihan ekonomi desa dan pengembangan sektor prioritas. Di antaranya seperti teknologi informasi dan komunikasi, pembangunan desa wisata, dan mendukung ketahanan pangan.

dalam hal kaitannya dengan pendapatan perangkat desa sendiri, untuk tahun 2021 belum ada aturan khusus dengan kata lain masih menggunakan aturan PP No 11 tahun 2019. Dengan kata lain bahwa gaji perangkat desa masih setara PNS golongan 2A, sebesar Rp. 2.022.200. Semoga saja dalam peraturan yang lebih detailnya nanti ada penambahan-penambahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan perangkat desa.

Sumber : tempo.com

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

message Komentar Terkini

  • person Hernita Hapsari

    date_range 29 Juni 2022 03:40:29

    Website desanya bagus Bapak, saya tertarik untuk menerapkannya [...]
  • person Efori Halawa

    date_range 26 Juni 2022 17:57:50

    Semoga cepat terwujud penerbitan NIPD, salah satu kenyamanan [...]
  • person sidobatik

    date_range 03 Maret 2022 08:44:22

    Mantap informasi yang diberikan di portal ini. Semoga [...]
  • person Admin

    date_range 02 Maret 2022 00:34:44

    Terimakasih Bung Syafrianto dari Desa Cigelam, Purwakarta, [...]
  • person Syafri

    date_range 24 Februari 2022 20:53:04

    SERED makin mantaaaab .... dari mulai bloger menjadi [...]
  • person Rosa Amelia

    date_range 01 Februari 2022 15:50:21

    Wah sungguh mengharukan sekali apa yang dilakukan oleh [...]
  • person Neken

    date_range 10 November 2021 11:15:22

    Bos gimana cara membuat batas wilayah/Desa yang akurat [...]
  • person M.Alfaridzi fathir faidi

    date_range 11 Oktober 2021 07:58:29

    Saya mau mengetahui nipd di smp 26 bandar lampung kelas 9c [...]
  • person Ewaldus De Rosari Bansele

    date_range 13 September 2021 20:07:03

    Diharapakan segera diterapkan di setiap wilayah NKRI [...]
  • person Maswan

    date_range 31 Agustus 2021 18:22:48

    Semoga ini bisa terwujud [...]
Alamat : Jl. Ponpes As-adiyah Km1
Desa : Sered
Kecamatan : Madukara
Kabupaten : Banjarnegara
Kodepos : 53482
Kd.Wil Adm. : 33.04.08.2010
Telepon : 085292328254
Email : pemdessered@gmail.com

assessment Statistik Desa

folder Arsip Artikel