Dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 Warga masyarakat Desa Sered dapat memanfaatkan === Layanan SURAT ONLINE Desa === Surat dapat dibuat secara mandiri di rumah menggunakan laptop atau smartphone/android masing-masing. -- selengkapnya... Seluruh konten tentang COVID-19 akan ditutup di Website ini setelah Presiden RI menyatakan bahwa Pandemi Corona Virus Desease 19 di NKRI berakhir. Data Statistik terkait COVID-19 di Indonesia, Provinsi, Kabupaten dan Desa ditampilkan otomatis UpToDate dari sumber resminya. Mohon maaf setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H / 24 Mei 2020, Widget Jadwal Waktu Imsyak dan Buka Puasa kami non aktifkan.

Artikel

Raja Dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat Ditangkap Polda Jateng

15 Januari 2020 14:15:57  Parso  216 Kali Dibaca  Berita Nasional

SeredNews.Com - Dilansir dari laman media elektronik MNC.Com bahwa pada Selasa (14/1) Kepolisian Daerah Jawa Tengan resmi menahan Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat di Purworeja. Totok Santosa dan Fanni Aminadia (nama asli Raja dan Ratu) yang sebelumnya viral di media massa.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Iskandar F Sutisna, di Semarang membenarkan penahanan itu. "Malam ini ditahan dan akan dibawa ke Polda Jawa Tengah," katanya.

Dari informasi yang dihimpun, penagkapan itu didasarkan atas keresahan masyarakat akibat kehadiran keraton di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Santosa dan Aminadia dijerat UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Keraton Agung Sejagat ini mulai dikenal dan menghebohkan publik, setelah mereka mengadakan Wilujengan dan Kirab Budaya, yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari tepatkan pada Jumat (10/1) hingga Minggu (12/1).

Keraton atau Kerajaan Agung Sejagat, dipimpin seseorang yang dipanggil Sinuwun yang bernama asli Totok Santosa Hadiningrat. Sementara sang istri dipanggil Kanjeng Ratu yang memiliki nama Dyah Gitarja. Berdasarkan informasi, pengikut Keraton Agung Sejagat ini mencapai sekitar 450 orang.

"Penasihat" Keraton Agung Sejagat, Resi Joyodiningrat, menegaskan Keraton Agung Sejagat bukan aliran sesat seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Ia mengatakan Keraton atau Kerajaan Agung Sejagat ini merupakan kerajaan atau kekaisaran dunia yang muncul karena telah berakhir "perjanjian 500 tahun" yang lalu, terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara, yaitu imperium Majapahit pada 1518 sampai 2018.

Menurut dia, "perjanjian 500 tahun" dilakukan Dyah Ranawijaya sebgai penguasa imperium Majapahit dengan Portugis sebagai wakil orang barat, sehingga wilayah itu merupakan bekas koloni Kekaisaran Romawi di malaka pada tahun 1518.

Joyodiningrat menyampaikan dengan berakhirnya "perjanjian" itu, maka berakhir pula dominasi kekuasaan barat mengendalikan dunia yang didominasi Amerika Serikat setelah Perang Dunia II dan kekuasaan tertinggi harus dikembalikan ke "pemilik"-nya, yaitu Keraton Agung Sejagat sebagai penerus Medang Majapahit yang merupakan Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra.

Sebelum penangkapan terjadi, lokasi Keraton Agung Sejagat sudah dijaga sejumlah aparat gabungan baik TNI, POLRI maupun aparat Pemda. Bahkan disebut juga, aktivis yang dipimpin Totok Santosa itu ternyata sudah diawasi sejak Agustus 2019 lalu.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Sinergitas Program

 

Aparatur Desa

Back Next

 

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

 

Wilayah Desa

 

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa

Foto : Kantor Desa Sered


Alamat

:

Jl. Ponpes As'adiyah Km.1

Desa

:

Sered

Kd.Wilayah

:

33.04.08.2010

Koordinat

:

109.71045 BT | -7.369789 LS

Kecamatan

:

Madukara

Kabupaten

:

Banjarnegara

Kodepos

:

53482

Telepon

:

085700157725

Email

:

pemdessered@gmail.com

SID Desa - Jateng

 

Puskominfo PPDI

 

Galeri Video

 

Link Referensi

 

Statistik Penduduk

 

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Facebook Twitter Google Plus YouTube Instagram WhatsApp

 

Statistik Pengunjung

  • Online:2 user
    Hari ini:676 kali (org)
    Kemarin:1,689 kali (org)
    Total Pengunjung:138,170 kali (org)
    Sistem Operasi:Unknown
    IP Address:3.235.172.213
    Browser:Unknown

 

Arsip Artikel

10 Januari 2020 | 10.847 Kali
Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2019
21 Desember 2018 | 10.758 Kali
Sejarah Desa Sered
27 Oktober 2019 | 10.731 Kali
Informasi Publik Desa Wajib Dipublikasikan Melalui SID
09 Oktober 2019 | 10.697 Kali
Profil Potensi Desa Sered
28 Oktober 2019 | 10.689 Kali
BUMDes
28 Oktober 2019 | 10.685 Kali
Inventaris Kantor
29 Juli 2013 | 10.679 Kali
Badan Permusyawaratan Desa

Sered-News Android